MAN 2 KOTA KEDIRI GELAR EDUKASI LITERASI PERBANKAN SYARIAH, BEKALI MURID CERDAS KELOLA KEUANGAN
Kediri, 12/09/2026 — MAN 2 Kota Kediri menggelar edukasi literasi keuangan syariah di Aula PGA MAN 2 Kota Kediri untuk mendorong murid agar cerdas dalam mengelola keuangan sesuai prinsip Islam. Kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengatur keuangan secara bijak sejak dini, sekaligus mengenalkan konsep dan praktik perbankan syariah kepada murid.
Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Bapak Abd. Fakhor selaku Waka Humas MAN 2 Kota Kediri. Ia menyampaikan pentingnya literasi dalam menguatkan pemahaman, khususnya literasi di bidang perbankan syariah. Pemahaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi murid untuk mengenal konsep dan praktik perbankan syariah secara lebih baik.
Selanjutnya, Bapak Afin selaku guru Fikih menyampaikan materi mengenai fikih muamalah sekaligus pentingnya menabung berdasarkan skala prioritas agar terhindar dari sifat boros. Murid diberikan pemahaman mengenai cara membedakan kebutuhan dan keinginan sehingga penggunaan uang dapat dilakukan secara lebih efektif dan bijak.
Kegiatan dilanjutkan oleh Ibu Lia selaku guru Ekonomi yang mengulas perbedaan bank konvensional dan bank syariah. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa bank syariah menggunakan akad dalam setiap transaksi, seperti wadiah dan mudharabah, dengan sistem yang sesuai dengan prinsip syariah dan tidak menerapkan bunga.
Materi kemudian diperkuat oleh Ibu Afni dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memperkenalkan produk Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) dengan akad wadiah yad dhamanah. Produk tersebut merupakan layanan simpanan bagi pelajar dengan mekanisme titipan dana yang dikelola bank sesuai ketentuan, serta menjamin pengembalian dana kepada nasabah. Tabungan SimPel juga bebas biaya administrasi bulanan.

Dalam sesi tanya jawab, murid juga mendapatkan informasi mengenai persyaratan pembukaan rekening bagi pelajar yang belum memiliki KTP. Pembukaan rekening dapat dilakukan menggunakan Kartu Keluarga dan KTP orang tua sesuai ketentuan yang berlaku. Selain menabung, murid diperkenalkan pada pentingnya mengenal investasi sejak dini, di antaranya melalui emas atau deposito.
Kegiatan edukatif tersebut ditutup pada pukul 09.51 WIB. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan tidak hanya memahami konsep literasi keuangan syariah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan mengelola keuangan secara bertanggung jawab, sesuai skala prioritas, serta selaras dengan prinsip syariah