Dharmawanita Madrasah

PERKUAT KUALITAS PEREMPUAN, PEMBINAAN DWP JATIM TEKANKAN PERAN ISTRI ASN SEBAGAI TELADAN KELUARGA DAN MASYARAKAT

Tim PPID · 21 October 2026 · 07:32 WIB
PERKUAT KUALITAS PEREMPUAN, PEMBINAAN DWP JATIM TEKANKAN PERAN ISTRI ASN SEBAGAI TELADAN KELUARGA DAN MASYARAKAT

KEDIRI, 21/10/2026 — Perempuan berkualitas tidak dituntut menjadi sosok yang sempurna, tetapi mampu menghadirkan wawasan, ketulusan, dan kepribadian yang baik dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Pembinaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Aula Abbas Shofwan MAN 2 Kota Kediri, Rabu (21/10/2026).

Dalam pembinaan tersebut, Ibu Kholilati Bahtiar menyampaikan pentingnya peran perempuan, khususnya istri aparatur sipil negara (ASN), dalam mendukung pengabdian melalui kegiatan organisasi Dharma Wanita Persatuan. Keikutsertaan dalam organisasi bukan sekadar memenuhi kegiatan keorganisasian, melainkan juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan, meningkatkan kualitas diri, dan memperkuat kontribusi perempuan dalam kehidupan keluarga serta lingkungan sosial.


Peran perempuan dalam keluarga mendapat perhatian khusus. Seorang ibu merupakan madrasatul ula, yakni pendidik pertama bagi anak-anaknya. Dari keluarga, anak mulai mengenal nilai-nilai dasar kehidupan, termasuk kejujuran, tanggung jawab, dan pembentukan kepribadian. Karena itu, kualitas seorang ibu tidak hanya tercermin dari apa yang disampaikan kepada anak, tetapi juga dari sikap dan kebiasaan yang ditunjukkan setiap hari.

Nilai kejujuran, misalnya, tidak cukup diajarkan melalui nasihat. Anak perlu melihat keteladanan nyata dalam perkataan, tindakan, dan keputusan orang tua. Dengan demikian, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar membedakan perilaku yang baik dan tidak baik, sekaligus membangun karakter yang akan dibawa hingga dewasa.

Selain peran dalam keluarga, istri ASN juga diingatkan untuk menjaga sikap dan perilaku di tengah masyarakat. Sebagai bagian dari keluarga aparatur negara, tutur kata dan tindakan perlu dipertimbangkan dengan bijaksana. Setiap perkataan hendaknya melalui pertimbangan yang matang, sedangkan setiap tindakan perlu mencerminkan tanggung jawab dan kesantunan.

Pengelolaan gaya hidup juga menjadi bagian dari pesan pembinaan. Istri ASN diharapkan membiasakan pola belanja yang wajar, menyesuaikan kebutuhan, serta menjaga sikap dan penampilan yang baik. Hal-hal sederhana tersebut merupakan bagian dari upaya membangun keteladanan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Pembinaan ini menegaskan bahwa pengabdian perempuan tidak selalu diwujudkan melalui peran besar di ruang publik. Pengabdian juga hadir melalui pendidikan karakter di rumah, dukungan terhadap keluarga, partisipasi dalam organisasi, serta perilaku sehari-hari yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota DWP semakin terdorong untuk mengembangkan kualitas diri tanpa kehilangan ketulusan dalam menjalankan peran. Perempuan yang berwawasan, mampu menjadi teladan, dan bijak dalam bersikap akan memberikan kontribusi penting bagi keluarga sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang berkarakter.

Link disalin!