SATUKAN LANGKAH, KEMENAG KOTA KEDIRI SIAPKAN PORSENI JAWA TIMUR 2027 SEJAK DINI
Kediri, 21/09/2026 — Menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur 2027 bukan sekadar persoalan menyiapkan tempat pertandingan. Kesiapan sumber daya manusia, koordinasi antar satuan kerja, pelayanan peserta, hingga pembagian tugas perlu dipersiapkan sejak jauh hari. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri bersama satuan kerja MI, MTs, dan MA mulai menyatukan langkah melalui koordinasi awal di Aula Abbas Shofwan MAN 2 Kota Kediri.
Koordinasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memetakan kebutuhan sekaligus memastikan setiap unsur memahami peran masing-masing. Lebih dari 100 peserta dari unsur Kemenag Kota Kediri dan panitia lokal berbagai jenjang madrasah terlibat dalam pembahasan persiapan tersebut.
Acara diawali dengan pembukaan dan penyampaian susunan kegiatan oleh moderator, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Marwah, S.Pd., yang juga Kepala MAN 2 Kota Kediri. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan arahan Kepala Kemenag Kota Kediri, H. A. Zamroni, S.Ag., M.Pd.I., terkait kesiapan Kota Kediri sebagai tuan rumah Porseni Jawa Timur 2027.
Dalam arahannya, Kepala Kemenag Kota Kediri menekankan bahwa menjadi tuan rumah berarti memberikan pelayanan yang baik sekaligus menunjukkan semangat sportivitas dan kebersamaan. Persiapan juga perlu dilakukan secara matang agar berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat diantisipasi sejak awal.
Kesiapan tersebut tidak dibebankan kepada satu pihak. Ketika terdapat kebutuhan yang memerlukan koordinasi dengan instansi atau pihak lain, Kemenag Kota Kediri siap membantu komunikasi dan mediasi. Pola kerja tersebut membuka ruang agar persoalan yang muncul dalam persiapan dapat diselesaikan secara bersama.
Setelah pengarahan, panitia bergerak ke masing-masing bidang untuk membahas tugas, kebutuhan, dan langkah kerja. Pembagian peran lintas jenjang ini penting agar persiapan tidak berjalan sendiri-sendiri dan setiap bidang memiliki gambaran yang jelas mengenai tanggung jawabnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kota Kediri, Kasubag TU, Kasi Pendidikan Madrasah, Pengawas MI, MTs, dan MA, serta panitia lokal Porseni dari berbagai jenjang.
Porseni Jawa Timur 2027 kini tidak hanya dipandang sebagai agenda pertandingan dan perlombaan, tetapi juga sebagai momentum bagi madrasah di Kota Kediri untuk membangun budaya kerja bersama. Persiapan sejak dini diharapkan membuat setiap unsur lebih siap memberikan pelayanan, menjaga sportivitas, dan menghadirkan penyelenggaraan yang tertib ketika seluruh peserta Porseni Jawa Timur datang ke Kota Kediri.