MAN 2 Kota Kediri Raih Empat Medali Olimpiade PAI dan Bahasa Arab Tingkat Provinsi

Surabaya, — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Kediri menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab tingkat Provinsi Jawa Timur. Dalam kompetisi yang untuk pertama kalinya digelar oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI dan Bahasa Arab se-Jawa Timur ini, MAN 2 Kota Kediri berhasil membawa pulang empat medali.

Keempat medali tersebut terdiri atas satu medali perak dan tiga medali perunggu. Pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis, satu medali perak diraih oleh Fatimah, sementara dua medali perunggu masing-masing diraih oleh Zaskia Aulia Syifana dan Karissa Azalia Dwi Kharisma. Adapun satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh Aluna Silvi Urbanita Oktavia dari cabang Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).

Keberhasilan ini tidak terlepas dari capaian MAN 2 Kota Kediri yang sebelumnya mampu meloloskan sembilan peserta ke babak final dari berbagai cabang lomba. Para finalis tersebut merupakan para juara 1 hingga 3 tingkat kota dan kabupaten yang kemudian berkompetisi di tingkat provinsi.

Babak final sendiri diselenggarakan di UIN Sunan Ampel Surabaya pada Sabtu (18/4/2026), mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Kompetisi berlangsung ketat dengan melibatkan peserta terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ajang Olimpiade PAI dan Bahasa Arab ini menjadi momentum penting, mengingat merupakan penyelenggaraan perdana oleh MGMP dan KKG PAI dan Bahasa Arab. Ke depan, kegiatan ini direncanakan akan digelar secara rutin setiap tahun sebagai wadah pengembangan prestasi akademik siswa madrasah.

Guru Al-Qur’an Hadis MAN 2 Kota Kediri, Melly, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian para siswa. “Alhamdulillah kita patut bersyukur dengan capaian ini. Saya melihat anak-anak sudah belajar dengan baik. Kemenangan ini bukan hanya untuk mereka, tetapi juga untuk kita semua,” ujarnya.

Senada dengan itu, guru SKI MAN 2 Kota Kediri, Arif Jauharisman, menilai capaian ini sebagai langkah awal yang positif. “Kami masih mencari ritme, mengingat ini merupakan pertama kali diselenggarakan. Tapi kami bersyukur bisa meloloskan sembilan anak dan membawa pulang empat medali. Saya bangga dengan capaian ini,” katanya.

Sementara itu, guru Bahasa Arab, Fakhor, menyoroti antusiasme siswa dalam mengikuti kompetisi tersebut. “Anak-anak sangat bersemangat mengikuti olimpiade ini. Mudah-mudahan pada olimpiade selanjutnya kita bisa lebih baik,” ujarnya.

Samsul hadi guru fikih MAN 2 Kota kediri menambahkan saya berharap di olimpiade mendatang makin banyak anak-anak yang antusias mengikuti kompetisi ini.

Prestasi ini sekaligus menegaskan konsistensi MAN 2 Kota Kediri dalam membina siswa tidak hanya pada aspek akademik umum, tetapi juga pada penguasaan ilmu-ilmu keislaman. Dengan capaian ini, madrasah berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan dan meraih hasil yang lebih gemilang pada ajang serupa di masa mendatang.

Reporter : M Afin Masrija

About Author

MAN 2 Kota Kediri

MAN 2 Kota Kediri adalah sekolah setaraf SMA di bawah naungan Kementerian Agama Indonesia yang dulu bernama MAN 3 Kediri. Merupakan Rintisan Madrasah Bertaraf Internasional yang diresmikan tahun 1992 sebelum berganti nama pada tahun 2017.

Related posts